Blog Entry“Sweet Escape” dari OrtuApr 10, '07 11:48 PM
for everyone
Nggak dibolehin sekolah di luar kota? Negosiasi, dong!

 Sekolah di luar kota? Aduh! Senangnya. Banyak hal bisa kamu lakukan sendiri dan jauh dari omelan tapi juga perlu tanggung jawab yang besar untuk hidup sendiri. Banyak hal yang harus kamu lewati sebelum bisa ‘kabur’, terutama izin ortu. Bisa kacau semua rencana sekolahmu kalau nggak ada restu dan suntikan dana dari mereka berdua. Kamu bisa kok bernegosiasi dengan ortu yang belum memberi izin. Caranya:

Make Sure…

1.       Kamu punya “sekutu” alias orang yang siap mem-back-up dan memberi support semua alasan yang kamu ajukan. Orang itu bisa mama, om, tante atau kakak dan saudara sepupumu.

2.       Selama sebulan ini kamu berkelakuan baik. Nggak telat pulang ke rumah, rajin bantu papa mama, rajin belajar, dan nggak meminta uang saku secara berlebihan seperti biasanya.

3.       Udah puasa belanja barang-barang nggak penting selama sebulan terakhir. Kasih lihat ke ortu kalau kamu udah bisa mengatur keuanganmu sendiri.

4 Hal yang Jadi Alasan “Nggak Boleh” Ortu

1. Tempat Tinggal

“Mau tinggal di mana kamu? Kos itu nggak baik untuk pergaulanmu. Belum lagi kalau kamu nanti sakit gara-gara kos yang lembab. Memangnya kamu mau hidup susah? Kalau di tempat saudara nggak enak ngerepotin. Jangan-jangan kelakuan kamu nanti bikin papa mama malu.”

Kamu bisa siapkan jurus:

-          Cari saudara yang asyik dan udah klop sama kamu di tempat tujuan sekolahmu nanti. Tunjukkan di depan ortu kalau kamu udah akrab dengan saudara sepupumu itu.

-          Berkelakuan baik selama sebulan sebelumnya bisa jadi tanda buat orang tua kalau kamu bisa jadi “anak baik” di rumah saudaramu.

-          Kalau kamu terpaksa nge-kos, cari teman yang punya image baik, rajin, lagi pintar, yang punya tujuan sekolah sama sepertimu. Kenalkan dia ke orang tuamu. Bilang ke mereka kalau kamu bakal nge-kos bareng dia.

-          Cari informasi tempat kos yang aman secara pergaulan dan lingkungan sebanyak-banyaknya dari kakak kelas. Tunjukkan ke ortu daftar kos-kos’an yang aman itu.

-          Cuci sendiri bajumu, bersihkan sendiri kamarmu. Jangan sekali-kali minta si mbak buat mengerjakannya. Tindakan ini untuk membuktikan kalau kamu bisa mandiri waktu tinggal sendiri nanti.

2. Pilihan Kota

“Kenapa harus kota B? Kan nggak baik pergaulannya. Di kota A juga terlalu banyak tindak kriminalitasnya. Kota D juga nggak enak. Paling enak sih kamu di sini aja, semuanya ada dan gampang dicari. Gimana?”

Kamu bisa siapkan jurus:

-          Liburan ke kota tujuan sekolahmu. Siapa tahu ortu berubah pikiran.

-          Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang kota tujuanmu. Tingkat kriminalitas, pergaulan anak mudanya, tempat-tempat nongkrong sampai kantor-kantor polisi.

-          Beri ortu informasi yang baik dan asyik tentang kota tujuanmu. Pssttt… nggak semua berita di media itu berdekatan dengan lokasi kamu sekolah kan?

-          Ikut pelatihan bela diri singkat selama sebulan sebelumnya, biar ortu nggak khawatir.

-          Janji nggak selalu pulang malam tiap hari, mulai sekarang sampai nanti.

3. Uang dan Kebutuhan Sehari-hari

“Kos itu mahal, Sayang. Memangnya kamu bisa mengirit uang jajanmu di akhir bulan? Trus siapa juga yang bakal jagain kamu tiap hari, memenuhi kebutuhanmu setiap hari? Nggak bakal enak deh hidup susah sendirian kayak begitu. Nanti kamu nangis minta pulang. Udah nggak usah aja! Papa nggak mau menyuntik dana buatmu kalau kamu tetap keras kepala.”

Kamu bisa siapkan jurus:

-          Minta jatah uang saku sebulan dan atur sendiri kebutuhanmu. Kalau perlu bikin laporan keuangan dan berikan ke mama.

-          Tunjukkan ke mama papa kalau kamu bisa memenuhi kebutuhanmu sendiri lewat beli perlengkapan mandi sendiri atau beli camilan sehat sendiri.

-          Cari lowongan freelance atau side job di kota tujuanmu. Jangan sampai kamu kehabisan uang sama sekali waktu lagi sakit.

-          Buktikan kamu bisa survive walaupun dengan uang saku yang mepet banget.

-          Lapar? Jangan langsung merengek minta dibikinin mie instan sama si mbak. Coba masak sendiri, dong.

-          No more shopping unnecessary beauty stuffs.

-          Biasakan memprioritaskan segala sesuatu yang lebih penting. Tunjukkan di depan ortu kalau kamu tahu cara memilah kebutuhan yang penting banget dan mana yang nggak.

-          Nabung, nabung, nabung. Soalnya dengan tabungan, ortu bakal percaya kalau kamu hati-hati banget sama pengeluaran.

4. Komunikasi

“Ditelepon nggak diangkat, di-sms juga nggak dibales. Gimana kalau kamu nanti di luar kota! Belum lagi bilangnya di mana. Eh… taunya di mana. Banyak bohongnya daripada jujurnya.”

Kamu bisa siapkan jurus:

-          “Papa, Mama… aku nggak bisa bales karena nggak ada pulsa. Kirimin pulsa dong!”

-          Janji untuk memberi report setiap saat. Terutama saat-saat awal kamu ada di kota tujuanmu.

-          Lebih baik dimarahi daripada terjadi sesuatu sama kamu di kota tujuan, waktu kamu lagi main.

 

4 Hal terpenting yang perlu kamu punya biar ortu langsung setuju:

1.       Kepercayaan orang-tua.

2.       Kemandirian

3.       Komunikasimu dengan orang-tua lancar.

4.       Kamu membuktikan pilihanmu benar lewat prestasimu yang bagus.

 

3 Alasan yang bikin ortu nggak setuju kamu sekolah di luar kota:

1. Kamu masih bergantung banget sama ortu, mulai dari sarapan sampai buka sepatu.

2. Kamu masih dianggap belum bisa bertanggung jawab atas apa pun.

3. Kamu masih dianggap belum bisa dilepas sendirian.

 

 article by Mima Olga!  Photos: gettyimages.com


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.